Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Agustus 2015

MTs Al-Hurriyah PUI Sadawangi Gelar Perkemahan Akbar

Perkemahan akbar MTs AL-HURRIYAH PUI Sadawangi yang ke-14 di gelar di Kampung Cilengkrang Desa Lemahputih Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka yang di laksanakan pada tanggal 2-4 november 2013. Kegiatan ini diikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari kelas VII,VIII dan IX.

Pembina pramuka, ibu Siti Nurfauziah S.Pd. yang sering akrab di sebut ibu Ucu ini mengatakan “perkemahan akbar tahun ini berbeda sekali dengan tahun-tahun sebelumnya, lebih seru, lebih di siplin, dan tidak ada waktu yang terbuang percuma”

Perkemahan ini dinamakan perkemahan akbar karena diikuti oleh oleh smua siswa/siswi MTs ALHURRIYAH yang di pisah menjadi 18 regu, kemudian semua dewan guru ikut berpartisifasi dalam kegiatan ini, juga melibatkan masyarakat, karang taruna, aparat pemerintahan desa, Lemahputih dan banyak alumnus yang ikut membantu kelancaran kegiatan ini.

Selaku Pembina, ibu Ucu juga ingin memberikan nuansa baru kepada anak-anak didiknya yaitu lebih mengarahkan ke game dengan tujuan supaya anak-anak tidak merasa jenuh dengan kegiata perkemahan ini. Tidak hanya peserta yang ikut dalam kegiatan, tapi para panitia dan dewan guru juga ikut serta memeriahkan acar ini dengan mengikuti beberapa perlombaan salah satunya lomba bakiak, acara inilah yang paling berkesan bagi anak-anak karena bisa lebih mendekatkan hubungan emosional antara guru dengan siswa, dan juga kebersamaan. Selain bernuansa hiburan banyak perlombaan-perlombaan yang sifatnya mendidik dan mengasah kreatifitas anak antara lain lomba baris berbaris, semaphore, morse, cerdas tangkas, pentas seni, hasta karya, memasak, pidato, puisi, karnaval …

Kegiatan ini dilaksanakan di cilengkrang karena lokasinya yang sangat strategis, keadaan alamnya yang masih asli menjadikan perkemaah ini benar-benar mendidik anak-anak untuk merealisasikan dasa darma pramuka yang ke dua yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, ujar Pak Andri selaku dewan guru.
Kegiatan perkemahan yang bertemakan “perkemahan akbar menumbuhkan jiwa kesatria dan berahlakul karimah” ini mudah-mudahan menjadi motifasi dan dapat melatih anak-anak supaya bisa menjadi lebih mandiri, menjadi prsibadi yang tangguh, yeng selalu semangat berjuang, tidak pantang menyerah, disiplin, mempunyai keberanian, yang mencintai alam semesta, saling tolong menolong, bertanggung jawab dan mempunyai akhlak yang baik. Hal inilah yang menjadi harapan ibu ucu selaku Pembina pramuka.

Kepala Sekolah MTs Al-Hurriyah
Kegiatan perkemahan ini telah mencuri perhatian masyarakat cilengkrang karena perkemahan ini sangat berbeda dengan perkemahan sebelumnya yang pernah dilaksanakan oleh sekolah-sekolah lain. Baik dari kegiatan ataupun kedisiplinan yang di terapkan di perkemahan ini. Ucapan terimakasih disampaikan oleh ibu ucu kepada seluruh masyarakat yang telah membantu berjalannya kegiatan ini.

Drs. Uu Saepudin MPd. selaku kepala sekolah merasa bangga atas keberhasilan para dewan guru dalam mendidik anak anaknya sehingga perkemahan akbar ini bisa terlaksana dengan lancar meski untuk mencapainya tidaklah mudah, namun dengan adanya kegiatan serta dukungan seluruh warga sekolah MTs AL-HURRIYAH PUI Sadawangi menjelma menjadi sekolah yang patut diperhitungkan.

[KIM Sadawangi - Nurhamidah]

Jumat, 08 November 2013

RA Mubtadiin Adakan Peringatan Tahun Baru Hijriah

RA Mubtadiin Dayeuhwangi

RA Mubtadiin Adakan Peringatan Tahun Baru Hijriah - RA Mubtadiin mengadakan peringatan tahun baru Hijriyyah yang pada tahun ini bertepatan pada hari selasa kemarin, (5/11) di RA MUBTADIIN, Desa Dayeuhwangi, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka. Meskipun sudah lewat dua hari, tapi tidak mengurangi semangat anak-anak dalam kegiatan. Kegiatan ini di laksanakan pada hari kamis (7/11) yang diikuti oleh semua siswa/siswi RA MUBTADIIN baik yang ada di cikondang maupun yang ada di pajagan.

Acara ini merupakan salah satu kegiatan yang sudah diagendakan oleh para pendidik dan mudah-mudahan menjadi acara tahunan yang selalu terlaksana. Menurut bapak Saepudin (43) kepala RA MUBTADIIN, kegiatan ini memang harus diadakan karena sebagai umat islam kita harus menghargai hari-hari besar atau hari bersejarah umat islam, kegiatan ini juga diharapkan bisa mendidik anak-anak untuk selalu berlomba-lomba dalam kebaikan, juga dapat melatih mental dan keberanian anak. Hal inilah yang menjadi motifasi kepala sekolah untuk melaksanakan peringatan tahun baru hijriyah.

RA Mubtadiin Cikondang

“Bila kita hayati, saat ini banyak orang islam yang selalu merayakan tahun baru masehi yang sepertinya sudah menjadi kebiasaan layaknya menyambut hari raya. Pesta kembang api di mana-mana, pusat perbelanjaan yang begitu pada karena untuk menyiapkan tahun baru, bahkan tidak sedikit orang yang merayakan dengan mengikuti karnaval sepanjang malam supaya bisa menjadi saksi detik pergantian tahun. Tapi sebaliknya, tidak banyak orang tahu tentang tahun hijriyah, nama-nama bulan hijriyah, apalagi sejarahnya, sangat ironis sekali”, ujarnya.

Sederet kegiatan peringatan tahun baru hijriyah dengan mengadakan berbagai macam perlombaan diantaranya, hafalan surat-surat pendek, hafalan doa-doa, peragaan busana, mewarnai, balap karung, kelereng dalam sendok, pukul air, makan krupuk, memindahkan terigu, dan tukar kado dapat memberikan nuansa baru bagi anak-anak sehingga anak-anak tidak merasa jenuh. Dengan pengalaman sang anak di lingkungannya yang bermacam-macam akan membantu cepatnya pemahaman teori atau konsep pemikirannya. Aktivitas anak tersebut akan membantu pemahaman anak secara bertahap dan menyiapkan keberhasilan hidupnya di masa yang akan datang. Kompetensi dan penguat tingkah laku (nilai, pujian, hadiah) sangatlah penting untuk mendukung suksesnya belajar si anak.

[Nurhamidah/KIM Sadawang ]

Senin, 04 November 2013

MI PUI Sadawangi Memperingati Tahun Baru Hijriah 1435 H



MI PUI Sadawangi Memperingati Tahun Baru Hijriah 1435 H - MI PUI Sadawangi merupakan sekolah yang menanamkan pola pendidikan seimbang dengan kurikulum umum dan agama. “Di MI PUI tolak ukur pendidikan tidak hanya dinilai dari prestasi umum, tapi juga di lihat dari semua aspek, seperti akhlak, ilmu pengetahuan, serta keimanan yang dimiliki oleh para pesrta didik” ujar kepala sekolah ibu Enday Bidayah, S.Pd.I.

Pendidikan ibadah, baik yang bersifat fardhu dan sunnah tersebut juga di pantau oleh para guru yang berjumla 13 orang, satu diantaranya PNS dan yang lainnya adalah mujahid dan mujahidah dengan keikhlasan yang tinggi, kesabaran yang luar biasa sehingga sampai saat ini MI PUI Sadawangi tetap eksis untuk melaksanakan proses belajar mengajar.

MI PUI Sadawangi Terakreditasi A. merupakan sekolah yang mencetak berbagai prestasi sejak didirikan. Para peserta didiknya pun berasal dari tiap-tiap kampung yang ada di Desa Dayeuhwangi dan Sadawangi yang mencapai 193 siswa.

Minggu, (3/11) MI PUI Sadawangi mengadakan acara peringatan 1 muharam, meskipun tanpa perencanaan yang matang tapi Alhamdulillah acara ini dapat berjalan dengan lancar. “Dengan berahlakul karimah, mari kita berhijrah menuju bangsa yang bermartabat”. Tema inilah yang di angkat oleh kepala madrasah ibtidaiyah ibu Enday Bidayah, S.Pd.I dalam acara peringatan 1 muharam yang insya Allah bertepatan pada hari selasa 5 november 2013 nanti. Karena beliau lihat Dekadensi moral saat ini sudah menjurus pada nilai kemanusiaan yang rendah emosionalnya, gengsi, tak ada toleransi, bahkan tak ada lagi rasa hormat, hingga timbul perbuatan anarkis di mana-mana. Seolah-olah Sekolah bukan lagi tempat yang terbaik untuk mendidik, masyarakat bukan lagi tempat untuk meraih martabat, laksana jahiliyah yang dikemas dengan bunyi modernisasi, di tambah media penyebar aib yang begitu di buat fulgar lahirlah Negara yang penuh nuansa negri kelam yang menikam. Padahal nabi Muhammad di utus oleh Allah swt. kedunia ini tidak lain adalah untuk menyempurnakan ahlak yang mulia. Karena Ahlak merupakan kunci dari setiap langkah manusia. sebagai symbol kebaikan atau keburukan seseorang.

Lomba Adzan
Atas dasar inilah Madrasah Ibtidaiyah PUI Sadawangi mengadakan acara menyambut tahun baru hijriyah yang di laksanakan di sekitar Madrasah, minggu (3/11) dengan berbagai macam kegiatan positif diantaranya lomba adzan, membaca cepat, tahfidz zuz amma, lomba kebersihan kelas, cerdas cermat keagamaan, baca puisi, pidato, menggepit bola bagi pelajar putra, lomba balap karung, dan hiburan lainnya. “Dengan mengadakan kegiatan ini, mudah-mudahan bisa meningkatkan kreatifitas anak, anak-anak bisa menjadi lebih mandiri, melatih keberanian, memiliki dasar keagamaan yang kuat, dan yang lebih penting menjadi generasi unggul yang Qur’ani” tutur Kepala MI PUI, Ibu Enday Bidayah, S.Pd.I

Acara ini juga mudah-mudahan bisa mengingatkan orang islam tentang tahun hijriyah karena tidak semua orang islam tahu tentang tahun huijriyyah. Bahkan yang lebih parah lagi banyak orang islam yang tidak hafal nama-nama bulan hijriyah. Berbeda dengan tahun baru masehi yang kelihatannya sudah menjadi suatu keharusan layaknya menyambut hari raya, pesta kembang api dan suasana begitu ceria senantiasa mewarnai pergantian tahun baru. Puncak perayaannya terjadi pada batas waktu tengah malam dengan saling memberi ucapan selamat, bahkan bagi sebagian kalangan seluruh malam dijadikan sebagai ajang pesta kebebasan. “Hal inilah yang tidak ingin terjadi pada anak didik kami” ujarnya


Lomba Lainnya
Ibu Enday Bidayah,S.Pd.I mengatakan bahwa “hijrah ini merupakan fase baru dalam kehidupan umat islam. Dari sinilah mulainya perubahan-perubahan umat islam ke arah yang lebih baik hal inilah yang patut kita contoh sebagai umat nabi Muhammad SAW, yakni dengan mengamalkan sunnah nya dan berdakwah kepada orang lain’’. Beliau juga menambahkan “dengan momentum tahun baru, kami mengajak saudara yang se iman mari kita bangun dari tidur, duduk tafakur, berdiri lihat sekeliling kita, lalu berjalan, bertindak, bergerak melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dari hari yang lalu, mari kita berhijrah dari kebodohan pada kepintaran, dan mari kita bertekad untuk menjadikan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin”.

[KIM Sadawangi - Nurhamidah]

Rabu, 30 Oktober 2013

Pembinaan Kepegawaian Kementrian Agama Kecamatan Lemahsugih

Pembinaan Kepegawaian Kementrian Agama Kecamatan Lemahsugih - Pembinaan kepegawaian kementrian agama yang diselenggarakan di MTs N Sukajadi, selasa (29/10) yang dihadiri oleh Bapak Dr.H.Udin Saprudin M.MPd Kepala KEMENAG Majalengka. Peserta pembinaan tersebut berjumlah 369 orang yang terdiri dari petugas KUA 5 orang, pengawas PAI 2 orang, guru Madrasah Aliyah 30 orang, guru Madrasah Tsanawiyah 120 orang, guru Madrasah Ibtidaiyah 150 orang, dan guru Raudhatul Athfal 82 orang.

Kehadiran para peserta ini membuat bangga kepala KEMENAG karena hampir 100% kepegawaian kementrian agama bisa menghadiri acara pembinaan ini. Acara ini adalah lanjutan dari pembinaan dan musyawarah sebelumnya di tahun 2013.’’ Ini adalah tindak lanjut rapat kerja baik tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi maupun pusat untuk merumuskan perencanaan program 2014 dan evaluasi tahun 2013” kata kepala KEMENAG. 

Di akhir tahun 2013 ini KAMENAG ingin melaksanakan pembinaan di berbagai wilayah yang sekarang ini di laksanakan di wilayah lemahsugih terlebih dahulu, dan insyaAllah selanjutnya di wilayah Bantarujeg, Talaga, Cikijing dan seterusnya. 

Banyak sekali harapan yang di ungkapkan kepala KEMENAG dan itu menjadi harapan kita juga sebagai warga negara Republik Indonesia yaitu “Indonesia pada tahun 2045 menjadi negara yang maju, menjadi negara adidaya supaya tidak bergantung terus kepada negara-negara lain”. Ini menjadi PR bagi para pendidik supaya bisa mendidik anak-anak didiknya dengan baik, sehingga menjadi generasi yang unggul bukan menjadi generasi yang biasa-biasa saja yang tidak ada pengaruhnya sama sekali dalam kehidupan bermasyarakat. Buatlah mereka menjadi lebih bahagia, di banding masa sekarang ini. Harapan ke dua kepala KEMENAG yang menjadi pertanyaan yang harus kita fikirkan solusinya, “ Bisakah 20 tahun yang akan datang majalengka seperti negara singapur???” negara singapur memang sudah maju, tapi di setiap kelebiahn pasti tersimpan kekurangan. Di Negara indonesia banyak usia belajar yang masih belajar dan ini menjadi tanggung jawab para guru untuk mengantarkan indonesia di tahun 2045 nanti menjadi negara adidaya.

Amanat kepala KEMENAG kepada para kepala pada acara pembinaan kepegawaian kementrian agama “jangan terus-terusan menambah pengajar sehingga para pengejar tidak mencapai batas minimal jam ngajar yaitu minimal 24 jam” hal ini disampaikan karena pada kenyataan para guru banyak yang tidak mencapai batas minimal bertatap muka dalam mendidik anak-anak. Kepala KEMENAG juga menginginkan mulai 2014 semua anggaran bagi para pendidik harus berbasis kinerjanya, artinya semua anggaran yang diturunkan hasilnya balance. Mulai tahun 2014 juga PNS tidak ada lagi DP 3, dan penilaian dilihat dari prestasi kerja. Jika tidak bekerja berarti tidak mendapat nilai, jika tidak mendapat nilai maka jabatannya sebagai PNS dan anggaran yang di keluarkan untuknya akan di pending, atau bahkan diberhentikan.

Menurut beliau profesionalis guru bisa dilihat dari klasifikasi akademik minimal S1, kemudian tidak merasa puas atas pengetahuan yang dimilikinya, orang yang tunduk dan patuh pada aturan organisasi, memberikan kepuasan atau layanan kepada anak – anak didik dengan baik.

Di tahun 2014 juga audit yang akan terjun kelapangan berbeda dengan audit tahun tahun sebelumnya, audit 2014 lebih ketat dan lebih disiplin bahkan bergabung dengan KPK. Semua audit adalah audit kinerja. Hal ini dikakukan untuk persiapan indonesia di tahun 2045 supaya lebih matang dan terlatih dengan kebiasaan-kebiasaan baik 

Untuk para pendidik jadilah pendidik yang bisa menjadikan anak didiknya menjadi generasi yang unggul, didiklah anak-anak didik kita dengan penuh cinta, penuh perhatian, sehingga dapat di arahkan dengan baik ke arah yang lebih baik, sehingga menjadi anak-anak yang bersih hati, mempunyai fikiran tenang, yang berjiwa besar, yang bisa mengendalikan indonesia ini, karena maju mundurnya suatu negara ditentukan oleh wanita wanitanya dan para remajanya. Seorang ilmuwan mengatakan jika kamu ingin menghancurkan suatu negri maka buat rusak moral remajanya. Jika moral remajanya sudah rusak bagai mana ia bisa berfikir jernih untuk kedepannya. Boro boro untuk nrgara, untuk mengendalikan dirinya saja ia tidak bisa. 

[KIM Sadawangi - Nurhamidah]

Jumat, 25 Oktober 2013

RA Mubtadiin Mengikuti Kegiatan Manasik Haji



RA Mubtadiin Mengikuti Kegiatan Manasik Haji - Mengasuh anak-anak RA tidaklah mudah, bahkan sulit. Nakal, rewel, bawel, lucu, imut, menyebalkan,menyenangkan, mejadi makanan sehari-hari para guru RA. Ikhlas, sabar, halus, lembut, penuh kasihsayang, tidak gampang emosi adalah modal utama menjadi pengasuh anak-anak. Mengarahkan dengan baik ke arah yang lebih baik adalah tugas dan kewajiban kita sebagai para pengasuh. Hal ini dilakukan salah satunya ketika anak-anak RA MUBTADIIN ikut melaksaakan manasik haji.

Dua minggu sebelum kegiatan ini berlangsung RA MUBTADIIN melaksanakan berbagai persiapan dimulai dari latihan / gladi resik dan persiapan lainnya. Sederet kegiatan manasik haji RA se-kabupaten majalengka yang dilaksanakan di GGM Majalengka berlangsung dua hari berturut-turut, hal ini dilakukan karena semakin bertambahnya RA yang baru maka ketua PD majalengka sepakat untuk melaksanakan manasik tahun ini dua hari. Hari rabu (23/10) dilaksanakan untuk wilaya utara terlebih dahulu, dan hari kamis (24/10) dilaksanakan untuk wilayah selatan. RA MUBTADIIN ikut serta dalam kegiatan manasik haji dan beruntung berada di kloter pertama pemberangatan ke dua setelah RA Fitriyah 2 bersama dengan RA AL-FATAH sadawangi sehingga anak-anak tidak terlalu lama menunggu dan berdesak-desakan dengan anak-anak RA yang lain. Setelahnya tiba di lapangan, para peserta manasik dari tiap-tiap RA sudah bisa menjalankan rangkaian manasik haji dengan di pandu oleh para guru dan panitia.

Sekitar kurang lebih 252 RA yang ada di kabupaten majalengka dapat melaksanakan kegiatan Manasik ini yang sudah menjadi agenda tahunan RA. Kegiatan tersebut pada dasarnya melatih kesabaran, ketertiban, kedisiplinan, kerapihan, pengetahuan serta pengalaman yang berharga bagi anak-anak. Tersusun rapi dalam barisan, kostum yang dipakai, bacaan doa, kedisiplinan, ketertiban dan kekreatifan guru dan anak-anak menjadi kriteria penilaian para juri. Berkat rahmat dan kasih sayang Allah swt. Kepada kita semua alhamdulillah kegiatan manasik haji ini dapat berjalan dengan lancar dan baik. RA MUBTADIIN yang baru saja berdiri pada tanggal 23 juni 2012 yang berada di bawah naungan Yayasan Darul manfa’ dan di kepalai oleh Bapak Saepudin ini tidak mau ketinggalan dalam berbagai kegiatan, meskipun belum sepenuhnya dapat berdiri sendiri karena RA yang baru harus bergabung ke RA terdekat yang sudah lama berdiri dan mengikuti kegiatan kegiatannya, tidak mengurangi semangat para perintis dan anak-anak untuk berjuang supaya secepatnya dapat di akui oleh Kemenag Kabupaten, provinsi maupun pusat. Mohon doa kepada para pembaca mudah-mudahan RA MUBTADIIN yang ada di desa Dayeuhwangi Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka ini bisa menjadi RA unggulan, Amien,,

Setelah selesai mengikuti manasik haji anak-anak RA mubtadiin di ajak bermain menjelejahi wahana wisata Alam Hejo yang ada di daerah Maja. Tak kalah seru, kgiatan manasik yang di akhiri dengan bermain di alam hejo dengan pemandangan yang indah dengan pohon pohon besar nan rindang di lengkapi permainan anak-anak dan kolam renang membuat cape dan lelahnya anak-anak hilang seketika.

Kims Nurhamidah RAM

Minggu, 20 Oktober 2013

Sosialisasi Program Kebijakan Pemerintah dan Pembangunan Majalengka



Sadawangi  Jumat, 18 oktober 2013 Peresmian KIM.Sadawangi.com yang ada di desa Sadawangi Kecamatan Lemahsugih dibuka secara remi oleh bapak camat Kec. Lemahsugih yang bertempat di terminal Sadawangi . Dengan diadakannya acara peresmian diharapkan KIM.sadawangi.com bisa berjalan dan merealisasikan tugas dan fungsi KIM dengan sebaik-baiknya. Patut kita syukuri, dengan rahmat dan izin Allah SWT. Acara ini dapat berjalan dengan lancar, dan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita karena KIM sadawangi ini adalah yang pertama di Kecamatan Lemahsugih dan mendapat respon positif dari DISHUBKOMINFO Majalengka.

KIM (kelompok informasi masyarakat) adalah suatu organisasi sosial yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai keadaan desa, kegiatan mayarakat, atau informasi-informasi lain yang bermanfaat utuk masyarakat. KIM ini harus tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggungjawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat.

Kepala Dinas DISHUBKOMINFO yang diwakili oleh Kabid KOMINFO Bapak Wawan Kurniawan.S.Sos.MT Kab. Majalengka memberikan penjelasan/sosialisasi kepada masyarakat yang hadir bahwa KIM ini merupakah salah satu sarana masyarakat untuk mengetahui informasi-informasi dari desa ataupun dari lingkungan lain sehingga komunikasi antar lingkungan ini bisa berjalan berkesinambungan. Kominfo mempasilitasi desa dalam keperluan informasi dan komunikasi dan juga siap melatih dan membina anggota KIM. Tugas Kominfo juga melaksanaka UU. No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

KOMINFO yang dulunya mengemban tugas sebagai departemen penerangan. sekarang tugasnya itu bertambah dengan mengembangkan teknologi di tingkat kabupaten. Dengan adanya bantuan fasilitas seperti internet dan tower yang dapat membantu pembelajaran bagi para pelajar, informasi bagi para pemerintahan desa, atau informasi –informasi untuk masyarakat umum sesuai kebutuhan mereka.

Sambutan Bapak Deden Supriatna S.Pd Camat Kec. Lemahsugih begitu antusias menyambut terbentuknya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

KIM adalah realisasi visi masyarakat, KIM adalah modal kemajuan Desa KIM mitra kerja Pemerintah KIM menjadi bisnis online bagi kita semua. Beliau juga sekaligus meresmikan KIM.SADAWANGI Yang ditandai dengan pembukan papan nama kim sadawangi.

Sosialisasi Kebijakan pemerintah yang di sampaikan:
oleh Kabid KOMINFO Bapak Wawan Kurniawan.S.Sos.MT

  1. Selama jabatan bupati pada periode pertama banyak sekali program yang telah terlaksana dengan sukses, dan yang sedang berjalan pembangunan jalan tol yang menghubungkan cirebon ke arah bandung
  2. Adanya perusahaan-perusahaan besar seperti industri textil misalnya di sumberjaya, adanya pabrik kaoskaki, distek, dll. Di satu perusahaan saja membutuhkan sekitar 5000 orang tenaga kerja. Jadi bila mana ada masyarakat majalengka yang sedang atau ingin mencari lowongan kerja tidak mesti keluar kota, di kabupaten kita saja sudah banyak perusahaan yang membutuhkan SDM.
  3. Infra struktur penerangan di berbagai tempat,jika dilihat waktu sekarang ini disetiap wilayah bahkan sampai ke pelosoknyapun sudah terdapat listrik atau penerangan.
  4. Majalengka membangun jalan lintas utara untuk mengatasi kemacetan majalengka kota. Hal ini dilakukan sejak saat ini karena majalengka berfikir jauh kedepan, beberapa tahun yang akan datang majalengka akan ramai sekali dan menjadi lebih besar dan lebih maju.
  5. Lokasi majalengka yang strategis menjadi alasan pemerintah untuk membangun bandara internasional.Letaknya yang berada ditengah-tengah akan membuat Majalengka menjadi pusat kota yang ramai. Pembangunan bandara ini dengan luas kurang lebih 700 hektar sudah dibebaskan dengan APBD Provinsi yang dirintis sejak pemerintahan Hj. Tuti Hayati Anwar berkelanjutan ke pemerintahan sekarang . Ini menjadi PR bagi para pemerintah untuk mewujudkan bandara internasional tersebut. Mudah-mudahan beberapa tahun kedepan program tersebut dapat terwujud.
  6. Kebijakan KOMINFO ,di awal tahun 2018 mendatang televisi analog yang ada sekarang ini akan diganti menjadi televisi digital yang lebih unggul karena memiliki gambar yang lebih tajam ,suara jernih dan saluran atau chanel tv nya lebih banyak meski tanpa parabola. Dengan mengganti televisi atau dengan menambah alat bantu kita dapat menggunakan televisi digital.jadi ,jika televisi tersebut tidak diganti atau tidak memakai alat bantu (set up box) kita tidak dapat menggunakan televisi tersebut.

[KIM Sadawangi - Nurhamidah]