Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Oktober 2013

Selayang Pandang RA Mubtadiin Desa Dayeuhwangi



Selayang Pandang RA Mubtadiin Desa Dayeuhwangi - “Sebaik-baik manusia adalah orang yang banyak bermanfaat bagi orang lain” dan “Orang sukses adalah orang yang bisa mensukseskan orang lain”. kalimat inilah yang menjadi motivasi bapak Saepudin untuk menyelenggarakan pendidikan pra sekolah (RA MUBTADI’IN). karena disadari, wujud dari tolabul ‘ilmi adalah memberikan atau berbagi ilmu, mendidik keimanan, ketaatan, ahlak, kepada anak-anak. Dari sinilah lahir pendidikan pra sekolah (RA MUBTADI’IN).

Hadirnya pendidikan pra sekolah (RAM) ini lewat seseorang yang berjiwa besar, yang betul-betul menyadari bahwa begitu pentingnya pendidikan pra sekolah dan mengingat perintah mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap orang sejak lahir sampai meninggal dunia, ini bukanlah karena kesombongan, sok pintar, sok hebat atau pun yang lainnya, naudzubillahi mindzalik. Tapi karena tanggung jawabnya kepada Allah dalam tolabul ‘ilmi atau pendidikan. “secara jujur di akui bahwa saya yang mendirikan RA MUBTADI’IN ini bukanlah orang yang alim atau memiliki kelebihan dibanding yang lain, bahkan saya sangat dhoif dalam pendidikan” ujarnya ketika di wawancarai kemarin. Kemudian ia menambahkan “apalah artinya saya kalau tidak ada guru-guru lain yang bisa mendidik anak-anak RAM”.

Kehadiran RA Mubtadi’in di dua tempat itu tidak langsung ada sekaligus, (kalo orang jawa bilang, ora ujug-ujug) tapi melalui proses dan tahapan, ibarat kelahiran manusia tidak langsung empat sekaligus, tapi satu satu.

Awal nya adalah RAM yang ada di pajagan Desa Dayeuhwangi kecamatan lemahsugih kabupaten majalengka. Yang didirikan pada tahun 2012 dengan tempat belajar yang masih sederhana, yaitu di rumah pak ajengan engkus. Karena pertimbangan tempat yang kurang layak untuk belajar, sementara anak- anak begitu semangat belajar dengan niat yang kuat dan yakin kepada Allah swt. Alhamdulilah dibangunlah sekolah dengan ukuran 7x7 meter yang di dirikan pada tanggal 14 juni 2012.

Dengan berdirinya RA Mubtadi’in ini, perkembangan RA semakin meningkat, seiring dengan bergulirnya waktu jumlah anak-anak didik RA semakin bertambah. Maka beberapa bulan kemudian Bapak Saepudin membuka cabang di kampung cikondang Desa Sadawangi Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka, sebagai kelas jauh dari RAM yang ada di pajagan dengan menggunakan bangunan kosong yang dulunya madrasah diniyah takmiliyah tetapi sekarang tidak ada. Mengagumkan memang, sebab belum ada orang yang punya pemikiran jauh kedepan mengenai pandidikan pra sekolah seperti bapak Saefudin ini, dan tentunya RA Mubtadi’in dan Yayasan Darul Manfa’ bisa berjalan berkat bantuan Bapak/Ibu orang tua murid dan masyarakat yang memberikan dukungan, saya ucapkan terimakasih kepada semuanya. Semoga Allah swt memberikan balasan dengan yang lebih baik kepada semuanya, Amienn..

Bila dilihat usianya, RA Mubtadi’in baru berusia setahun empat bulan, usia anak balita kalau dilihat pada perkembangan anak manusia. Menginjak pada usianya yang ke dua RAM selalu semangat untuk mengikuti kegiatan kegiatan dari Kemenag. Bahkan para pendidik dan kepala insya Allah sudah merancang beberapa program untuk berlangsungnya perjalanan hidup RAM yang masih panjang ini. Bagi masyarakat, sudah saat nya untuk tidak menutup sebelah mata pada pendidikan bagi generasi kita ini. Dan yang paling penting adalah bukan saatnya kita berdiam terus, melihat kekurangan dan kelemahan sekolah RA kita ini, sebab RA Mubtadiin ini bukan milik seseorang atau suatu kelompok tapi milik seluruh muslimin yang merindukan Ridho Allah, milik semua para ibu dan bapak yang mendambakan anak-anak sholeh dan sholehah.

[KIM Sadawangi - Nurhamidah]

Jumat, 25 Oktober 2013

RA Mubtadiin Mengikuti Kegiatan Manasik Haji



RA Mubtadiin Mengikuti Kegiatan Manasik Haji - Mengasuh anak-anak RA tidaklah mudah, bahkan sulit. Nakal, rewel, bawel, lucu, imut, menyebalkan,menyenangkan, mejadi makanan sehari-hari para guru RA. Ikhlas, sabar, halus, lembut, penuh kasihsayang, tidak gampang emosi adalah modal utama menjadi pengasuh anak-anak. Mengarahkan dengan baik ke arah yang lebih baik adalah tugas dan kewajiban kita sebagai para pengasuh. Hal ini dilakukan salah satunya ketika anak-anak RA MUBTADIIN ikut melaksaakan manasik haji.

Dua minggu sebelum kegiatan ini berlangsung RA MUBTADIIN melaksanakan berbagai persiapan dimulai dari latihan / gladi resik dan persiapan lainnya. Sederet kegiatan manasik haji RA se-kabupaten majalengka yang dilaksanakan di GGM Majalengka berlangsung dua hari berturut-turut, hal ini dilakukan karena semakin bertambahnya RA yang baru maka ketua PD majalengka sepakat untuk melaksanakan manasik tahun ini dua hari. Hari rabu (23/10) dilaksanakan untuk wilaya utara terlebih dahulu, dan hari kamis (24/10) dilaksanakan untuk wilayah selatan. RA MUBTADIIN ikut serta dalam kegiatan manasik haji dan beruntung berada di kloter pertama pemberangatan ke dua setelah RA Fitriyah 2 bersama dengan RA AL-FATAH sadawangi sehingga anak-anak tidak terlalu lama menunggu dan berdesak-desakan dengan anak-anak RA yang lain. Setelahnya tiba di lapangan, para peserta manasik dari tiap-tiap RA sudah bisa menjalankan rangkaian manasik haji dengan di pandu oleh para guru dan panitia.

Sekitar kurang lebih 252 RA yang ada di kabupaten majalengka dapat melaksanakan kegiatan Manasik ini yang sudah menjadi agenda tahunan RA. Kegiatan tersebut pada dasarnya melatih kesabaran, ketertiban, kedisiplinan, kerapihan, pengetahuan serta pengalaman yang berharga bagi anak-anak. Tersusun rapi dalam barisan, kostum yang dipakai, bacaan doa, kedisiplinan, ketertiban dan kekreatifan guru dan anak-anak menjadi kriteria penilaian para juri. Berkat rahmat dan kasih sayang Allah swt. Kepada kita semua alhamdulillah kegiatan manasik haji ini dapat berjalan dengan lancar dan baik. RA MUBTADIIN yang baru saja berdiri pada tanggal 23 juni 2012 yang berada di bawah naungan Yayasan Darul manfa’ dan di kepalai oleh Bapak Saepudin ini tidak mau ketinggalan dalam berbagai kegiatan, meskipun belum sepenuhnya dapat berdiri sendiri karena RA yang baru harus bergabung ke RA terdekat yang sudah lama berdiri dan mengikuti kegiatan kegiatannya, tidak mengurangi semangat para perintis dan anak-anak untuk berjuang supaya secepatnya dapat di akui oleh Kemenag Kabupaten, provinsi maupun pusat. Mohon doa kepada para pembaca mudah-mudahan RA MUBTADIIN yang ada di desa Dayeuhwangi Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka ini bisa menjadi RA unggulan, Amien,,

Setelah selesai mengikuti manasik haji anak-anak RA mubtadiin di ajak bermain menjelejahi wahana wisata Alam Hejo yang ada di daerah Maja. Tak kalah seru, kgiatan manasik yang di akhiri dengan bermain di alam hejo dengan pemandangan yang indah dengan pohon pohon besar nan rindang di lengkapi permainan anak-anak dan kolam renang membuat cape dan lelahnya anak-anak hilang seketika.

Kims Nurhamidah RAM

Minggu, 20 Oktober 2013

PENGURUS “KIM SADAWANGI”



SUSUNAN PENGURUS KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)
KIM SADAWANGI
KECAMATAN LEMAHSUGIH KABUPATEN MAJALENGKA
MASA BHAKTI 2013-2018
 


Penasehat                                                        : Kepala Desa Sadawangi

Ketua /Anggota                                                : Saepudin

Sekretaris/Anggota                                          : Sinta Deah Pratiwi

Bendahara/Anggota                                         : Dede Miftahudin


Seksi Seksi

I.    Bidang Pengumppulan                                : Nurhamidah

II.   Bidang Pengolahan data Infomasi               : Euis Komalasari
                                                                        Rizka
III.  Bidang Penyebarluasan Informasi               : Toni Aris

IV.  Bidang Pelayanan Publik                            : Udin Hasanudin

V.   Bidang Pendidikan                                     : Andrianto

VI.  Bidang UKM                                               : Ai Sitinurohmah

VII. Bidang Lingkungan hidup                           : Rini Nuri Fitriani

VII. Bidang Diskusi                                           : Arepia Agniawati Sri Rezeki